Megapolitan

FUI Pimpin Apel Siaga Ummat Putihkan KPU Besok Siang

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI) KH Muhammad Al Khaththath menegaskan bahwa usai shalat Jumat besok, pihaknya akan menggelar aksi Apel Siaga Ummat di depan KPU, sebagai wujud dukungan agar pemilu 2019 berjalan dengan jujur, adil dan tanpa ada kecurangan.

“Insya Allah kita jadi adakan apel siaga ummat putihkan KPU. Besok ba’da sholat jumat. Kita dahului sholat,” kata Ustadz Al Khaththath di Masjid Baiturrahman Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (28/02).

Ia mengimbau agar para jamaah yang ikut aksi tersebut mengenakan pakaian serba putih.

“Apel siaga umat pakaiannya putih-putuh, dan tidak ada pengganggu masyarakat yang lalu lalang di situ. Harapannya yang datang hatinya putih-putih bersih,” ujarnya.

Kemudian dalam agenda itu, tidak ada penegasan apapun, hanya diisi seruan dukunga pemilu yang damai jujur adil dan tidak ada kecurangan.

“Aksi ini bukan tuntutan tapi support kepada KPU RI untuk mensukseskan pemilu. KPU sebagai wasit dan hakim garis dan agar KPU tidak ikut bermain dan sebagai pihak yang berat sebelah baik dlm Pilpres, Pileg. Jadi KPU harus objektif,” tegasnya.

Serta menyatakan deklarasi yang diikuti oleh seluruh jamaah yang ikut dalan aksi tersebut.

“Besok ada ikrar yan bunyinya searah dengan perjuangan kami. Untuk mewujudkan pemilu jurdil tanpa kecurangan. Kalau kubu sebelah mau ikut silahkan asal ikut sumpah itu,” imbuhnya.

Terakhir, ketua organizing committe (OC) Ustadz Solehuddin Dalari Umar menegaskan jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan seluruh instansk terkait, termasuk kepolisian agar ikut mengawal jalannya aksi apel siaga umat itu.

“Panitia alhamdulillah telah berkoordinasi dengan pihak Kapolda Metro Jaya dan sudah laporkan,” jelasnya.

Memang sebelumnya, perencanaan awal menurut Ustad Sholehuddin bahwa titik kumpul ada di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), hanya saja karena pertimbangan dan perdebatan yang alot dengan pihak berwajib, akhirnya titik kumpul aksi berada di Masjid Sunda Kelapa sekaligus diawali dengan shalat Jumat berjamaah.

“Awalnya kita punya rencana titik kumpul di HI, tapi setelah kita negoisasi kita tetap tidak dibenarkan dan tidak dibolehkan titik kumpul di HI, akhirnya kita tetap jalan namun tempat titik pertemuan kita alihkan di Masjid Agung Sunda Kelapa,” paparnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kaffa Terpopular

To Top
Close